Pemancing Tewas Kepleset Di Waduk Pondok NGAWI

Kabar Meninggal Saat Mancing Di Waduk Pondok BRINGIN NGAWI. Kejadian ini dialami oleh Novan Trisbianto (25) warga Jalan Ki Ageng Selo, Desa Kraton, Kec. Maospati-Magetan. Sedianya hendak menghabiskan waktu libur dengan berwisata mancing di area Waduk Pondok Kec. Bringin-Ngawi. Namun Naas, lantaran kelelahan, korbanpun terpelset dan tercebur hingga tewas sekitar pukul 11.00 WIB, (11/10).

Berawal pada Sabtu sebelumnya pukul 20.00 WIB, korban bersama kedua temanya Andika (20) dan Danang (32) warga Desa Mranggen, Kecamatan Maospati-Magetan berangkat ke Waduk Pondok hendak memancing kebetulan esok harinya merupakan hari libur.

“Kemungkinan karena ngantuk korban kepeleset masuk ke air kemarin itu,” ujar Suwanto, warga sekitar Waduk Pondok, Senin (12/10)

Sampai lokasi malam itu juga korban bersama kedua temanya menyewa perahu untuk memancing di area Waduk Pondok tepatnya di Dusun Buljati, Desa Dampit, Kecamatan Bringin. Karena terlalu asyik Novan Trisbianto memancing sampai ke esokan harinya tanpa tidur. Tanpa di sadari korban terpeleset dari perahu yang ditumpanginya, karena tidak bisa berenang korban langsung tenggelam.

Setelah di tunggu beberap saat Novan Trisbianto tidak muncul ke permukaan air, kedua temanya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bringin. Kapolsek Bringin, AKP.M.Syukur bersama anggotanya meluncur ke lokasi tenggelamnya korban. Dan dibantu warga sekitar Waduk Pondok, korban sekitar pukul 13.00 WIB berhasil ditemukan dalam kondisi tewas.

Guna mengetahui penyebab kematian Novan Trisbianto, korban dibawa ke Puskesmas Bringin untuk dilakukan visum. Menurut Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP.Lilik Sulastri, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Untuk sementara tambah AKP.Lilik Sulastri, tewasnya Novan Trisbianto karena kurangnya kehati-hatian saat melakukan aktivitas memancing yang berakibat kepeleset kecebur ke Waduk Pondok hingga tewas dilokasi.



http://www.sinarngawi.com/2012/11/kelelahan-seorang-pemancing-tewas.html